Lebih baik “om telolet om” daripada “om telat om”

Ada-ada saja kalau kata orang Cirebon mah ana-ana bae jeh di negeri berpenduduk kurang lebih 240 juta ini. Setelah kemaren viral dengan diresmikan uang Rupiah NKRI, sekarang yang sedang ON atau istilah sekarang mah viral adalah “om telolet om”.

Fenomena Om telolet om adalah sebuah ujaran yang dikatakan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan memberi kode atau tulisan “om telolet om” di kertas kepada supir bis untuk membunyikan klakson yang ada dikemudinya. Suara klakson itu lah kalau dikonvert ke huruf menjadi om telolet om. Saya sendiri termasuk telat ini mengetahui berita viral ini. Saya mengetahui peristiwa viral ini pagi ini menemani istri menonton televise setelah sarapan.

Telatnya saya ini menjadi inspirasi saya. Ujaran om telolet om itu lebih baik daripada ujaran yang dikatakan oleh seorang gadis om telat om. Kalau seorang gadis berkata om telolet om kepada supir, supir menekan tombol klakson lah ini kalau seseorang berkata om telat om kepada supir lalu dia menekan tombola apa yah?

Dengan viralnya om telolet om itu seketika banyak cuitan-cuitan di media sosial. Misalnya dari @jojosuherman mestinya telolet di jalan itu jangan dilarang, tetapi diatur. Anak-anaknya  jangan terlalu deket sama jalan misalnya, ada maximum volume dan durasi. Seperti biasanya fenomena ada yang suka dan ada yang tidak suka.  Yang tidak suka fenomena om telolet om ini merasa bahwa fenomena ini fenomena apaan.

Yang jelas ini bukan pengalihan isu kasus Ahok lagi yah, setelah kemarin ada peristiwa penangkapan teroris dianggap oleh segelintir netizen dianggap sebagai pengalihan isu. Dari bebepa peristiwa yang sedang mengusik persatuan dan kesatuan bangsa ini fenomena om telolet om ini menunjukkan bahwa bahagia itu sederhana. Dan luar biasa fenomena om telolet om ini menjadi trending topik internasional. ada juga yang mengatakan bahwa cuma di Indonesia sesuatu yang tidak penting menjadi viral. Orang Indonesia memang paling mudah mencari hiburan, dibalik suasana politik yang sedang tidak karuan.

Biarkan mereka para remaja berdiri di pinggir jalan dengan secarik kertas bertuliskan berguratan tinta “om telolet om” dari pada mereka berdiri di pinggir jalan memanggil supir dan seraya berkata dan berteriak “om telat om”

 

Salam Luwes

Ochad ZA

Ada-ada saja kalau kata orang Cirebon mah ana-ana bae jeh di negeri berpenduduk kurang lebih 240 juta ini. Setelah kemaren viral dengan diresmikan uang Rupiah NKRI, sekarang yang sedang ON atau istilah sekarang mah viral adalah “om telolet om”.

Fenomena Om telolet om adalah sebuah ujaran yang dikatakan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan memberi kode atau tulisan “om telolet om” di kertas kepada supir bis untuk membunyikan klakson yang ada dikemudinya. Suara klakson itu lah kalau dikonvert ke huruf menjadi om telolet om. Saya sendiri termasuk telat ini mengetahui berita viral ini. Saya mengetahui peristiwa viral ini pagi ini menemani istri menonton televise setelah sarapan.

Telatnya saya ini menjadi inspirasi saya. Ujaran om telolet om itu lebih baik daripada ujaran yang dikatakan oleh seorang gadis om telat om. Kalau seorang gadis berkata om telolet om kepada supir, supir menekan tombol klakson lah ini kalau seseorang berkata om telat om kepada supir lalu dia menekan tombola apa yah?

Dengan viralnya om telolet om itu seketika banyak cuitan-cuitan di media sosial. Misalnya dari @jojosuherman mestinya telolet di jalan itu jangan dilarang, tetapi diatur. Anak-anaknya  jangan terlalu deket sama jalan misalnya, ada maximum volume dan durasi. Seperti biasanya fenomena ada yang suka dan ada yang tidak suka.  Yang tidak suka fenomena om telolet om ini merasa bahwa fenomena ini fenomena apaan.

Yang jelas ini bukan pengalihan isu kasus Ahok lagi yah, setelah kemarin ada peristiwa penangkapan teroris dianggap oleh segelintir netizen dianggap sebagai pengalihan isu. Dari bebepa peristiwa yang sedang mengusik persatuan dan kesatuan bangsa ini fenomena om telolet om ini menunjukkan bahwa bahagia itu sederhana. Dan luar biasa fenomena om telolet om ini menjadi trending topik internasional. ada juga yang mengatakan bahwa cuma di Indonesia sesuatu yang tidak penting menjadi viral. Orang Indonesia memang paling mudah mencari hiburan, dibalik suasana politik yang sedang tidak karuan.

Biarkan mereka para remaja berdiri di pinggir jalan dengan secarik kertas bertuliskan berguratan tinta “om telolet om” dari pada mereka berdiri di pinggir jalan memanggil supir dan seraya berkata dan berteriak “om telat om”

 

Salam Luwes

Ochad ZA

Facebook Comments